Inovasi Guru – Semenjak pandemi Covid-19 menyerang dunia tercantum Indonesia, seluruh wujud aktivitas luar ruangan terpaksa wajib dicoba di dalam rumah. Mulai dari bekerja sampai siswa yang masih belajar di sekolah, seluruhnya wajib dilaksanakan di rumah tiap-tiap.

Terhitung telah lebih dari satu tahun virus Corona muncul di muka bumi, serta sepanjang itu pula siswa-siswa di Indonesia menjajaki belajar daring. Belajar daring( dalam jaringan) biasa diucap selaku belajar online.

Belajar online ialah salah satu metode yang dicetuskan Menteri Pembelajaran serta Kebudayaan (Mendikbud) Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, selaku pemecahan sangat efisien supaya penerapan aktivitas belajar mengajar (KBM) senantiasa dicoba meski pandemi menerpa.

Tidak ayal, pergantian tata cara pendidikan dari sistem konvensional jadi belajar online setelah itu jadi tantangan baru untuk segala instrumen pembelajaran; baik itu siswa, guru, orang tua siswa, sampai pemerintah pusat dan wilayah.

Bila dibanding, sistem konvensional pasti sangat berbeda dengan kelas online yang saat ini dicoba. Lalu, gimana ya metode menghasilkan aktivitas belajar mengajar yang mengasyikkan untuk siswa sepanjang kelas online? Berikut 4 metode mempraktikkan fun learning dikala live teaching. Ikuti baik-baik, ya!

Siapkan fitur pembelajaran yang baik

Pada kelas online, guru serta siswa cuma tersambung lewat jaringan internet yang ditransmisikan lewat gawai pintar sehingga tidak terdapat interaksi langsung. Perihal ini jadi tantangan tertentu untuk guru buat mewujudkan pendidikan yang mengasyikkan untuk siswa.

Gawai pintar serta platform penghubung jadi kunci dari keberhasilan kelas online. Oleh sebab itu, guru hendaknya mempersiapkan fitur pendidikan yang baik untuk siswa.

Fitur pendidikan yang disediakan tidak cuma mempunyai jaringan internet yang baik, namun pula mempunyai fitur-fitur pembelajaran yang terbarukan.

Ajarkan tata cara belajar yang variatif

Siswa pasti hendak merasa bosan bila guru cuma membagikan modul pendidikan yang sejatinya dapat mereka baca sendiri lewat novel paket ataupun lembar kerja siswa (LKS). Bila fitur pendidikan sudah disiapkan dengan baik, hingga tugas selanjurnya ialah menciptakan tata cara belajar yang berbeda dari yang sempat guru terapkan tadinya.

Guru bisa mencampurkan tata cara belajar konvensional dengan tata cara baru yang guru temukan. Misalnya, guru bisa membuat kuis ataupun mempersiapkan video belajar kreatif. Metode-metode baru yang guru temukan pasti tidak hendak membuat siswa merasa bosan.

Metode belajar yang variatif ini dapat dimasukkan dalam promosi sekolah saat tahun ajaran baru nanti untuk menjaring calon siswa-siswi baru.

Mempraktikkan pendidikan kontekstual

Pendidikan kontekstual ataupun Contextual Teaching and Learning (CTL) ialah proses pendidikan yang bertabiat merata ataupun holistik. Pendidikan kontekstual menekankan kepada siswa buat bisa menguasai arti modul pelajaran yang diajarkan di sekolah cocok konteks kehidupan tiap hari semacam konteks individu, sosial, dan kultural.

Pendidikan kontekstual sangat baik diterapkan oleh guru sebab hendak melatih siswa buat memiliki pengetahuan serta keahlian yang bisa diterapkan di kehidupan nyata, tidak semata- mata teori belajar saja. Tidak hanya itu, model pendidikan ini bisa bertambah keahlian observasi siswa.

Perhatikan keahlian tiap-tiap siswa

Perihal ini sangat berarti buat dicoba sebab guru bisa mengenali sepanjang mana uraian tiap- tiap siswa tentang modul pelajaran yang diberikan. Dengan demikian, guru bisa mencocokkan batasan keahlian siswa dengan model pendidikan yang hendak diterapkan.

Tinggalkan Komentar