4 Strategi Bisnis Bertahan Lama di Tengah Persaingan Ketat
Fluktuasi ekonomi global berdampak pada sektor bisnis. Kini, pelaku usaha dituntut untuk memiliki perencanaan bisnis yang matang agar dapat mempertahankan eksistensinya. Salah satu langkah penting dalam menyusun strategi bisnis bertahan lama adalah bekerja sama dengan konsultan ISO 22301.
Jasa dari Robere & Associates mencakup konsultasi, perencanaan, hingga pendampingan agar pelaku usaha, selaku klien, bisa mendapatkan sertifikasi ISO 22301. Sertifikasi ini menjamin pemulihan operasional bisnis dengan cepat atas segala macam rintangan, mulai dari bencana alam hingga teknologi masif.
4 Fondasi Strategi Bisnis Bertahan Lama
Apakah sertifikasi ISO 22301 memiliki keterikatan kuat dengan perencanaan bisnis agar mampu eksis di tengah pasar global yang sangat fluktuatif saat ini?
Jawabannya adalah ya, karena sertifikasi tersebut merupakan fondasi penting dalam mempertahankan bisnis jangka panjang. Berikut ini penjelasan strategi tersebut.
1. Kemampuan Pengelolaan Risiko dan Ketahanan Bisnis
Salah satu pilar utama mempertahankan eksistensi usaha adalah kemampuan dalam menghadapi gangguan yang tidak terduga. Baik itu berupa bencana alam, serangan siber, atau yang belum lama terjadi, yaitu pandemi.
Inilah pentingnya memiliki Sistem Manajemen Kelangsungan Bisnis atau Business Continuity Management System (BCMS). Sistem manajemen ini wajib memenuhi standar ISO 22301 yang mencakup persyaratan untuk merencanakan, menetapkan, mengoperasikan, meninjau, memelihara, dan terus meningkatkan sistem manajemen terdokumentasi.
Tujuannya adalah untuk mengurangi kemungkinan, meningkatkan persiapan, dan memulihkan gangguan bisnis dengan cepat. Dengan begitu, bisnis Anda mampu bertahan lama.
2. Memberikan Inovasi Berkelanjutan
Strategi bisnis bertahan lama selanjutnya adalah memberikan inovasi berkelanjutan. Mengutip jurnal Harvard Business School, perusahaan yang gagal berinovasi cenderung akan tertinggal oleh kompetitor yang lebih lincah. Namun, inovasi sendiri tidak selalu berarti menciptakan produk baru yang revolusioner.
Inovasi bisnis dapat berupa efisiensi proses, peningkatan layanan pelanggan, atau adaptasi terhadap tren digital. Langkah-langkah tersebut menjadikan bisnis Anda tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Dengan melakukannya, Anda juga telah menciptakan alasan kuat bagi pelanggan untuk terus setia pada merek Anda.
3. Menjaga Likuiditas Keuangan
Manajemen arus kas yang sehat adalah napas bagi setiap usaha. Bisnis yang bertahan lama biasanya memiliki cadangan kas yang cukup untuk menopang operasional setidaknya selama 6 hingga 12 bulan tanpa pendapatan. Caranya dengan disiplin dalam mengelola pengeluaran dan menghindari utang.
4. Fokus pada Nilai Pelanggan (Customer-Centric)
Terakhir, strategi mempertahankan eksistensi bisnis adalah menempatkan pelanggan sebagai pusat dari segala keputusan. Perusahaan yang sukses cenderung membangun hubungan emosional dengan audiensnya dengan memberi diskon khusus pelanggan dan menampung kritik serta saran sebagai evaluasi.
Tampak sebagai langkah sederhana, tapi konsumen merasa lebih didengar. Mereka akan menjadi nyaman dan enggan berpindah ke merek pesaing. Terlebih, anggaran untuk mempertahankan loyalitas konsumen lama lebih kecil daripada menarik konsumen baru.
Membangun Strategi Bisnis Bertahan Lama dengan Konsultan yang Tepat
Secara teknis, mempertahankan eksistensi bisnis di tengah pasar yang fluktuatif memang bukan perkara mudah. Anda memerlukan kemampuan pengelolaan risiko dan ketahanan bisnis yang mumpuni, inovasi berkelanjutan, menjaga likuiditas keuangan, dan fokus pada nilai pelanggan. Rangkaian panjang dan cukup rumit.
Namun, Anda dapat menyederhanakannya dengan bantuan konsultan ISO 22301 dari Robere & Associates. Pihak konsultan akan melakukan analisis menyeluruh, persiapan dan pengembangan, hingga pendampingan penuh dalam proses mendapatkan sertifikasi yang penting bagi keberlangsungan bisnis tersebut.



